Monday, March 22, 2010

Belajar Gitar: Cara Membaca Tablature

Guitar lesson on this session is how to read guitar tablature. For easy of learn this lesson, I add with mp3 that you can hear for the example. You can find the download links at the end of this article. I try to explain with my version in Bahasa Indonesia, cause the reference about this lesson is very less in our language. Finally I said thanks for visiting my blog. Selamat belajar gitar.

Tablatur adalah tipe notasi nada yang digunakan pada instrumen musik berdawai. Pada tablatur gitar terlihat ada 6 garis yang menunjukkan jumlah 6 senar pada gitar. Senar pertama (senar nada e tinggi) terletak pada garis paling atas, dan senar 6 (senar nada e rendah) terletak pada garis paling bawah. Tuning setiap senar dituliskan pada sisi sebelah kiri setiap garisnya. Angka yang terdapat di dalah garis menunjukkan nomer fret yang dimainkan. Arah membacanya dari kiri ke kanan. Lihat gambar 1

Gambar 1



 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G----------------------------------------------------------
D-----------2----------------------------------------------
A-------2--------------------------------------------------
E---0------------------------------------------------------

Memainkan tablatur pada gambar 1, kamu akan memetik senar 6 tanpa menekan fret dengan nada E, lalu fret 2 di senar 5 yang bernada B, kemusian memainkan nada E pada senar 4 dengan menekan fret ke-2 di senar 4. Perbedaan tablatur dengan notasi standar adalah pada tablatur kita tidak akan mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menahan nada tertentu sehingga bila kamu memainkan tablatur minimal kamu harus mendengarkan lagu aslinya.
Gambar 2 dibawah ini menggambarkan sebuah chord E Major. Untuk memainkannya kamu harus meletakkan jari-jarimu pada posisi yang tepat dan petik keenam senar secara bersamaan atau dengan kata lain “digenjreng”

Gambar 2


 
E----0-----------------------------------------------------
B----0-----------------------------------------------------
G----1-----------------------------------------------------
D----2-----------------------------------------------------
A----2-----------------------------------------------------
E----0-----------------------------------------------------

Beberapa Istilah yang digunakan pada tablatur

1. Hammer-ons

Hammer-ons dimainkan dengan cara memetik sebuah nada kemudian dilanjutkan dengan memukul fret lainnya (hammering on). simbul yang digunkan adalah huruf “h”. nada yang kamu petik pertama diletakkan sebelum simbul “h” dan nada yang di “hammer” diletakkan setelah tanda “h”. hammer ons digambarkan seperti gambar 3.

Gambar 3

 
 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7h9----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

2. Pull-offs

Pull-off dimainkan dengan cara memetik nada dan pada saat jari masih menekan/menahan senar dilanjutkan dengan memetik nada dengan nada lebih rendah. Simbol yang digunakan pada tablatur menggunakan huruf “p”. dapat dilihat pada gambar 4

Gambar 4




 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------9p7----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

3. Bending, Releasing, and Vibrato

Simbol yag digunakan pada bending adalah menggunakan huruf “b” dan sering juga menggunakan karakter “^”. Bending dilakukan dengan menekan senar dan menarik senar supaya terbentuk nada dengan pitch lebih tinggi. Nada yang lebih tinggi tersebut dinamakan nada target. Nada target ini didapat agar sama dengan nada yang tertulis pada fret setelah simbol “b”. misal 7b9, kita pertama memetik nada pada fret 7 lalu ditarik sampai nada target yang sama dengan nada yang dipetik pada fret 9.
Releasing adalah kebalikan dari bending, setelah nada target pada bending didapat dilakukan pelepasan tarikan senar sampai mencapai nada target release yang dituliskan setelah simbol “r”.
Vibrato “~” terbentuk bila kamu menggiyangkan jarimu di atas fret dan membentuk suatu nada yang “berdenyut”. Simbol “~” bisa ditemukan setelah nada yang akan menggunakan efek vibrato
Gambar 5 Contoh untuk bending, releasing, dan vibrato.

Gambar 5


 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7b9r7---7~---------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

5. Sliding

Simbol yang digunakan pada slide adalah simbol slash “/” atau “\”. Terdapat dua jenis slide yaitu slide up “/” yaitu dilakukan slide ke nada target yang lebih tinggi dan silde down “\” yang merupakan kebalikan dari slide up. Pada gambar 6 terlihat bagaimana memainkan slide pada fret 7 kemudian dilakukan slide up ke fret 9 dan kemudian dilakukan sebaliknya ke fret 7
Gambar 6




 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7/9\7--------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

6. Tapping

Tapping di simbolkan dengan huruf “t” dan kamu dapat melalukan tap pada nada yang diikuti dengan simbol “t”.

No comments:

Post a Comment